Catur Watak Utama AMS

Kukuh kana jangji - Leber wawanen - Silih wawangi - medangken kamulyaan
silih asah - silih asih - silih asuh
salat - silat - siliwangi

Jumat, 20 Februari 2009

Hj. ENOK AISYAH ERWIN, S.Pd

Calon DPRD Provinsi Jawa Barat

Pengalamannya selama ini sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bandung , Ketua Pengurus Pusat AMS dan juga dipercaya sebagai Ketua Umum DPP. Pitaloka AMS serta jabatan lainnya seperti : Wakil Ketua DPD.Golkar Kabupaten Bandung , Ketua KPPG Kabupaten Bandung , Wakil Ketua Kadin Kabupaten Bandung , Wakil Ketua ARDIN Kabupaten Bandung , Ketua KSM - Tunas Bangsa Kabupaten Bandung , Ketia IWAPI Kabupaten Bandung tentunya menjadikan Hj. Enok Aisyah Erwin, S.Pd sarat dengan pengalaman , mengetahui apa yang dibutuhkan dan diharapkan oleh masyarakat berarti tidak perlu diragukan lagi akan kemampuan , pola pikir dan sikapnya. Mandiri, pekerja keras , disiplin dan peduli akan kesejahteraan masyarakat adalah ciri khasnya , inilah salah satu ciri Wanita Indonesia modern !
Dengan prinsipnya : Nyungkemkeun acining asih kalemah cai ku wening ati, Ngabakti jiwa raga ka nagara ku balungbang rasa,
Tidak ada kata lain, Hj. Enok Aisyah Erwin, S.Pd, adalah pilihan tepat bagi masyarakat di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat yang menginginkan perbaikan.

Drs. DUDUN HOLIDIN

Calon DPRD Provinsi Jawa Barat
Dari sekian banyak kader-kader Muda Partai Golkar di Jawa Barat yang mencalonkan menjadi Legislator di Pemilu Legislatif tahun 2009 ini salah satunya adalah Drs. DUDUN HOLIDIN kader muda yang supel dalam pergaulan, cerdas , kreatif dan bertanggung jawab .
Kehadiran kaum muda di kancah politik Indonesia, disatu sisi ada yang meragukan baik kemampuan maupun pengalamannya tapi disisi lain tidak sedikit , justru mengharapkan akan kehadiran kaum muda
Keraguan tentunya akan sirna dan harapan yang menginginkan akan kehadiran kaum muda akan terobati manakala disodori nama Drs. DUDUN HOLIDIN
Keberadaan Drs. DUDUN HOLIDIN adalah salah Satu bukti nyata keberhasilan Partai Golkar Jawa Barat dalam mencetak kader-kadernya yang berkualitas.
Neda Restu sinareng Pangrojong tisadaya Warga
Kota Bandung & Kota Cimahi , Mugia kenging ridho Allah. SWT….Amin

Senin, 16 Februari 2009

H. RUSNA KOSASIH, S.Ip, M.Si

Calon DPRD Provinsi Jawa Barat

Negeri dan Rakyat di Republik yang kita cintai ini Sangatlah beruntung , memiliki H. RUSNA KOSASIH, S.Ip, M.Si,

Dengan penampilan keseharian yang terbuka, bersahaja, cool, calm dan sifat sosialnya yang tinggi sangatlah tepat untuk dipilih dan dipercaya sebagai Wakil Rakyat. Dengan Mottonya : Nyungkeumken acining asih ka Lemah Cai ku wening ati, ngabakti jiwa raga ka Nagara ku balungbang rasa Sosok H. RUSNA KOSASIH, S.Ip, M.Si, adalah gambaran yang PAS ! yang TEPAT ! bagaimana seharusnya Wakil Rakyat ! Jadi ………..betapa beruntungnya Warga Masyarakat di Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi dan Kabupaten Cianjur tidak perlu bingung lagi memilih wakilnya siapa karena memiliki Caleg yang betul-betul berkualitas prima , sesuatu hal yang “mungkin” jarang atau sangat susah ditemui didaerah lain.

Sabtu, 27 Desember 2008

Milangkala Ka 42 AMS

Hampir setengah abad usia organisasi yang berlambangkan maung lodaya ini. Banyak, banyak sekali hal telah dilakukannya, Bumi Jawa Barat tetap bergetar dinamis karenanya. begitu pula peta politik dan kemasyarakatan Bumi Nusantara telah dihiasinya.
Hade menjadi Warga Kehormatan AMS Radi Saputro Seputar Indonesia , Jum’at, 28 November 2008 - Halaman 11 ( Berita Utama ) Gubernur Ahmad Heryawan dan Wakil Gubernur Dede Yusuf (Hade) ditetapkan sebagai Warga Kehormatan Angkatan Muda Siliwangi ( AMS ). Keduanya hadir dalam puncak Hari Jadi ( milangkala) ke 42 AMS di Hotel Horison Bandung , Kamis malam ( 26/11/08). “ Baru kali ini sebuah acara Ormas dihadiri langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur secara bersamaan” ujar Ketua Dewan Penasehat Pusat AMS , H. Uu Rukmana, yang disambut tepuk tangan hadirin. Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf kemudian bersamaan mengenakan jaket AMS . Tampak hadir Walikota Bandung , H. Dada Rosada, M.Si , Walikota Banjar, H. Herman Sutrisno dan Ketua DPRD Jawa Barat AM Ruslan . para Pendiri AMS seperti H. Tatto S Pradjamanggala, SH dan Tjetje Hidayat Padmadinata Ketua Umum Pegurus Pusat AMS , H. Rusna Kosasih, S.Ip, M.Si, mengatakan hampir 98 % warga AMS adalah Kader Partai Golkar. Dari 28 anggota Fraksi Partai Golkar di DPRD Jawa Barat , 8 diantaranya adalah tokoh AMS . “ Pak Wagub, kader AMS di DPRD Jabar melebihi anggota Fraksi PAN yang hanya Tujuh orang” katanya , seraya melirik Dede Yusuf. Dede Yusuf yang juga Wakil Sek Jen DPP. PAN hanya tersenyum mendengar guyonan hangat Pimpinan AMS tadi. “ tapi jangan khawatir Kang Dede, Ketua PAN Kota Bandung adalah dedengkot AMS . Kemudian, Kader AMS yang sekarang menjadi Wakil Walikota Sukabumi juga diusung PAN . jadi AMS bisa dinegosiasikan” ucap H. Rusna yang lagi-lagi disambut tepuk tangan riuh. Rusna menyatakan, AMS siap mendukung Hade sepanjang keduanya punya konsep membangun dan mendorong kemakmuran rakyat. “Tapi jika tujuannya bukan itu (kemakmuran) mohon maaf saja , AMS sewaktu-waktu siap beroposisi” ujarnya. AMS berdiri pada 10 November 1966 dengan tujuan bangkit untuk melawan komunisme ( PKI ) “ Prinsip perjuangan AMS adalah salat, silat dan Siliwangi” tambah Uu Rukmana yang juga Ketua Partai Golkar Jawa Barat. Menurut Uu, AMS adalah Ormas kepemudaan terbesar di Jawa Barat. Di usia AMS yang ke 42 , dia meminta seluruh Kader AMS berada digaris terdepan untuk menjaga wibawa dan kehormatan Jawa Barat dan rakyat Tatar Sunda. Mulai malam ini , sesuai saran Kang Dede Yusuf , sebutan sesama tokoh Sunda jangan lagi emang dan euceu. Agar ada kesan romantis , panggilan orang Sunda yang resmi mulai sekarang adalah Akang dan Teteh. Terima kasih Kang Heryawan dan Kang Dede Yusuf mau bersama-sama warga AMS” ujar Uu. AMS Organisasi Independen CA-170*** Pikiran Rakyat , Jum’at, 28 November 2008 - Halaman 18 ( Bandung Raya ) Ketua Dewan Penasehat Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Uu Rukmana membebaskan anggota AMS untuk berafiliasidengan Partai manapun. Hal ini karena AMS merupakan organisasi yang Independen. “asalkan disana dia menjadi pemimpin . jangan jadi badega” katanya saat memberikan sambutan pada acara “Milangkala ka 42 AMS “ yang dilaksanakan di Hotel Horison , Jalan Pelajar Pejuang Bandung , Rabu (26/11) malam. Selama ini AMS dikenal sebagai organisasi yang berafiliasi dengan Partai Golkar. Diakui oleh Ketua Umum AMS Rusna Kosasih, 98 % anggota AMS merupakan Kader Partai Golkar “silahkan saja kalau ada yang mau ikut partai lain , tetapi jangan sekedar ikut-ikutan, anggota AMS harus berperan” katanya. Memperingati hari jadinyayang jatuh pada 10 November , anggota AMS diharapkan bisa melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas. Persaingan yang semakin ketat pada masa yang akan dating, menurut Rusna, membutuhkan pemimpin unggul yang harus disiapkan mulai dari sekarang. Pada kesempatan itu Uu Rukmana mengatakan AMS akan mendukung semua kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur sepanjang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. Namun ia tidak setuju dengan wacana kota megapolitan. “Kami akan mendukung, tetapi tidak untuk megapolitan” kata Uu. Seusai acara, Gubernur Ahmad Heryawan , yang hadir bersama Wagub Dede Yusuf, tidak memberikan komentar atas pernyataan yang disampaikan Uu Rukmana tersebut. Heryawan berharap, AMS bisa menjadi garda terdepan dalam mencapai tujuan bernegara, yaitu mewujudkan keadilan, rasa aman dan kesejahteraan “tujuan bernegara ini hanya bisa dicapai jika kita mewujudkannya bersama-sama” katanya. Anggota AMS jangan jadi Badega (B.27/CA.170)** Galamedia , Jum’at, 28 November 2008 - Halaman 4 ( Tatar Bandung ) Anggota Angkatan Muda Siliwangi (AMS) diharapkan menjadi pemimpin yang andal dan jangan jadi badega (pesuruh,red) . Silahkan memilih jika ada yang berniat untuk bergabung dengan partai politik . tapi jangan sampai hanya ikut-ikutan saja. Anggota AMS harus tetap berperan aktif. Demikian dikatakan Ketua Dewan Penasehat AMS, Uu Rukmana saat memberikan sambutan pada acara “milangkala ka 42 AMS” di Hotel Horison, Jl. Pelajar Pejuang Bandung, Rabu (26/11) malam. Menurut Uu, AMS membebaskan anggotanya berafiliasi dengan partai manapun karena AMS merupakan organisasi independent. Hanya saja dimanapun berada, anggota AMS harus berperan aktif dan eksis. Selama ini AMS dikenal sebagai organisasi yang berafiliasi dengan PArtai Golkar . hal ini diakui Ketua Umum AMS, Rusna Kosasih, 98% anggota AMS merupakan kader Partai Golkar. “Seperti yang dikatakan Pak Uu Rukmana, silahkan saja kalau ada yang mau ikut partai lain . Dengan catatan jangan sekedar ikut-ikutan . Anggota AMS harus berperan “ katanya. Memperingati hari jadinya yang jatuh pada 10 November , anggota AMS diharapkan bisa melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas. Persaingan yang semakin ketat dimasa mendatang menurut Rusna membutuhkan pemimpin yang unggul yang harus disiapkan sejak sekarang. Usai acara, Gubernur Ahmad Heryawan yang hadir bersama Wagub Dede Yusuf tidak memberikan kommentar atas pernyataan yang disampaikan Ketua Dewan Penasehat AMS tersebut .
Heryawan berharap, AMS bisa menjadi garda terdepan dalam mencapai tujuan bernegara , yaitu mewujudkan keadilan, rasa aman dan kesejahteraan.